<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>Sarwono Kusumaatmadja</title>
<link>http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/</link>
<description>Kepada rekan, teman dan sahabat, terima kasih atas pesan dan komentar yang telah diberikan, saya menghaturkan maaf bila belum bisa membalasnya. 
Memang blog saya ini sedikit ditinggalkan karena aktifitas dan kondisi saya.
Semoga dalam waktu dekat bisa kembali membagi pengalaman dan informasi.

Salam.</description>
<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 02:30:42 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Tue, 15 May 2007 07:39:15 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>Sarwono Kusumaatmadja</title>
<url>http://images.sarwonokusumaatmadja.multiply.com/logo</url>
<link>http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>Pameran Otobursa di Parkir Timur Senayan</title>
<description>Sabtu kemarin saya menghadiri sebuah pameran mobil, namanya Oto Bursa - Tumplek Blek, di Parkir Timur Senayan. Tumplek Blek merupakan pesta akbar penggila otomotif yang diadakan selama 2 hari dari Sabtu 12/5 &#x2013; 13/5 dan dipadati ribuan pengunjung. Kebetulan Club Taft Diesel Indonesia, di mana saya merupakan penasihatnya, juga menggelar sebuah stand di acara itu. Disitu juga ada barang-barang limbah (mobil yang udah nggak jalan, bagian dari mobil yang masih bagus) yang bisa di jual kembali. 
Lumayan untuk menambah pengetahuan seputar otomotif, belajar cara memilih ban yang baik dan benar. Saya juga sempat mencoba-coba menaiki mobil Morris klasik. It&#x27;s</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/38/Pameran_Otobursa_di_Parkir_Timur_Senayan</guid>
<pubDate>Tue, 15 May 2007 07:39:15 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Sarwono Kusumaatmadja SMS Center</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Admin Note:&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Kini telah hadir format baru untuk mendapatkan feedback dari masyarakat dengan dihadirkannya SMS Center milik Sarwono Kusumaatmadja. Kirimkan pertanyaan, saran, masukan atau yang laiinya ke nomor;&#x26;nbsp;&#x3C;STRONG&#x3E;0813&#x26;nbsp;88029337&#x3C;/STRONG&#x3E;&#x26;nbsp;dengan tarif sms normal.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;PS: SMS Center ini merupakan input satu arah. Tidak akan ada reply dari nomor tersebut. &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Terima kasih.&#x3C;/P&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/journal/item/11/Sarwono_Kusumaatmadja_SMS_Center</guid>
<pubDate>Mon, 14 May 2007 05:37:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Undangan Launching Buku: KEMELUT POLITIK DI BALIK ASAP</title>
<description>&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/hi-res/upload/RkQDRQoKCqoAADPNx@c1&#x22;&#x3E;&#x3C;IMG class=alignright src=&#x22;http://images.sarwonokusumaatmadja.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RkQDRQoKCqoAADPNx@c1/Buku.jpg?et=oUL47xJFIRAvePJU6aRw%2CQ&#x22; border=0&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;LAUNCHING BUKU: KEMELUT POLITIK DI BALIK ASAP&#x3C;/STRONG&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;Dwi Iswandono, Sarwono Kusumaatmadja, Bambang Putranto&#x3C;/STRONG&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;Toko Buku Aksara&#x3C;/STRONG&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;Jalan Kemang Raya No. 8B, Kemang, Jakarta Selatan&#x3C;/STRONG&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;Sabtu, 12 Mei 2007&#x3C;/STRONG&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;Pukul 14.00 &#x2013; 17.00&#x3C;/STRONG&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;Penyebab utama meningkatnya suhu bumi secara drastis adalah kegiatan&#x3C;BR&#x3E;industri dan teknologi yang melepaskan karbon dan gas rumah kaca lainnya&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;dalam jumlah berlebihan dan menumpuk tebal di atmosfir. Salah satu kontribusi besar Indonesia terhadap penumpukan karbon adalah karena pohon yang seharusnya secara alami &#x27;memakan&#x27; karbon, kini makin langka jumlahnya akibat pemanfaatan kayu hutan dan lahan bekas hutan secara serampangan. Kebakaran hutan adalah bencana nasional yang terjadi karena faktor kesalahan manusia yang tidak lepas dari unsur politik dan ekonomi. &#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;Bukankah skala bencana demikian besar seharusnya dapat dihindari? Selain perubahan yang dibutuhkan dalam pemerintahan, perusahaan dan organisasi lingkungan hidup, perubahan apa yang harus terjadi di tengah...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/journal/item/10/Undangan_Launching_Buku_KEMELUT_POLITIK_DI_BALIK_ASAP</guid>
<pubDate>Fri, 11 May 2007 05:43:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Memperingati Hari Bumi bersama Mang Idin dan Mahasiswa UI</title>
<description>&#x3C;b&#x3E;Catatan Admin:&#x3C;/b&#x3E;

Sarwono Kusumaatmadja kembali mengunjungi lokasi Kelompok Tani Sangga Buana di tepi Kali Pesanggrahan yang dipimpin oleh Haji Chaerudin atau yang akrab disapa Mang Idin pada Minggu, 22 April lalu. Namun dalam kesempatan kali ini, kunjungan Sarwono merupakan sebuah partisipasi peringatan Hari Bumi yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI bertajuk &#x2018;KASONGAN&#x2019; atau Kampanye Sosial Lingkungan.

Acara yang bertemakan &#x201C;&#x3C;i&#x3E;Green Our Earth&#x3C;/i&#x3E;&#x201D; ini juga melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan tentu saja Mang Idin, pelopor gerakan penghijauan di wilayah tersebut. BEM UI menggelar acara ini sebagai suatu bentuk keprihatinan atas semakin memburuknya kondisi dunia akhir-akhir ini.

Acara utama dari peringatan Hari Bumi tersebut berupa dialog antara Sarwono, Mang Idin, tokoh-tokoh masyarakat setempat, serta mahasiswa-mahasiswi UI dari berbagai jurusan mengenai hal-hal seputar lingkungan. Acara dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon dan beberapa lomba seperti lomba menggam...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/37/Memperingati_Hari_Bumi_bersama_Mang_Idin_dan_Mahasiswa_UI</guid>
<pubDate>Tue, 1 May 2007 08:33:39 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Orang-orang Pergerakan, catatan dari Gang Sentiong</title>
<description>&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=Verdana size=2&#x3E;Ketika saya usia sekolah rendah (istilah untuk sekolah dasar waktu itu), ada pengalaman menarik dan yang menurut saya berperan di dalam membentuk jalan hidup saya. Di rumah orangtua saya di Gang Sentiong, daerah Kramat, tamu-tamu hilir mudik tidak berhenti. Mereka sanak saudara dari Cirebon, Bandung, Garut, Tasik, dan bahkan Jawa Tengah, juga para kenalan dan kawan baik orangtua saya. Persamaan karakter dari beraneka-ragam tamu rumah Sentiong ini terletak pada karakter mereka yaitu orang-orang yang punya kepedulian dan keterlibatan dalam kehidupan sosial termasuk politik. &#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=Verdana size=2&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=Verdana size=2&#x3E;Pada waktu itu di tahun 1950-an, tingkat &#x2018;melek&#x27; huruf baru berkisar 30%. Para tamu yang wanita (istilah jaman sekarang perempuan), banyak yang terlibat dalam upaya pemberantasan buta huruf, baik secara perorangan maupun dalam berbagai organisasi. Bahkan saya ingat, pembantu di rumah adalah aktivis yang memberikan pelajaran memasak dan menjahit di waktu luang.&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=Verdana size=2&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=Verdana size=2&#x3E;Kalau kaum perempuan waktu itu orientas...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/journal/item/9/Orang-orang_Pergerakan_catatan_dari_Gang_Sentiong</guid>
<pubDate>Tue, 24 Apr 2007 09:40:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kelompok tani Sangga Buana - Bang Idin</title>
<description>Catatan Web Administrator:
Kegiatan Pak Sarwono sewaktu mendatangi wilayah Kali Pesanggrahan, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada hari Minggu tanggal 15 April lalu. Pak Sarwono berkenalan dengan Haji Chaerudin, tokoh Betawi, yang menjadi pelopor gerakan penghijauan di wilayah sekitar bantaran kali tersebut. 

Pak Sarwono datang ke lokasi siang pukul 13.00 dan masih berkesempatan bertemu dengan komunitas pendengar Radio MS3 yang mengadakana acara penanaman bibit pohon bersama yang acaranya sendiri sudah dilaksanakan dari pagi hari. 

Pak Sarwono sempat berbincang dengan mereka yang hadir soal lingkungan dan tanggapannya atas gerakan penghijauan yang telah diupayakan Mang Idin, panggilan akrab Haji Chaerudin, bersama tokoh-tokoh masyarakat lainnya. 

Untuk mengentahui tanggapan langsung Pak Sarwono, MPers dapat membacanya di kolom Review berjudul &#x22;Mang Idin, pelopor yang paham, yakin, dan berani.&#x22; 

Terima</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/36/Kelompok_tani_Sangga_Buana_-_Bang_Idin</guid>
<pubDate>Tue, 17 Apr 2007 09:35:02 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Mang Idin &#x22;Pelopor yang paham, yakin dan berani&#x22;</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/hi-res/upload/RiSC@AoKCqoAAG9ghgs1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/hi-res/36/1&#x22;&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;IMG class=alignmiddle src=&#x22;http://images.sarwonokusumaatmadja.multiply.com/image/4/photos/36/300x300/1/DSC_0167.JPG?et=T2rC73ZJHg,FPUsgNsjABA&#x22; border=0&#x3E;
&#x3C;P&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;Catatan Admin:&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;Sarwono Kusumaatmadja mendatangi lokasi Kelompok Tani Sangga Buana di tepi Kali Pesanggrahan, Minggu, (15/4) yang dipimpin oleh Haji Chaerudin atau yang akrab disapa Mang Idin. &#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;Secara simbolis, Sarwono, ditemani Mang Idin, dan tokoh masyarakat setempat, menanam bibit-bibit pohon di wilayah penghijauan tersebut. Mereka kemudian berjalan santai sepanjang 2km menyusuri sebagian wilayah penghijauan sambil berdialog santai.&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;Percakapan yang terjadi antara Mang Idin dan Sarwono, yang mantan Menteri Lingkungan Hidup ini, sangat bermakna bahkan meninggalkan catatan tersendiri. Berikut kesan mendalam yang ditulis Sarwono mengenai sosok Mang Idin yang ia hormati.&#x26;nbsp; &#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-INDENT: 36pt; LINE-HEIGHT: 150%&#x22;&#x3E;&#x3C;I&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/I&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-INDENT: 36pt; LINE-HEIGHT: 150%&#x22;&#x3E;&#x3C;I&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/I&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-INDENT: 36pt; LINE-HEIGHT: 150%&#x22;&#x3E;&#x3C;I&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;Bang Haji Chaerudin atau Mang Idin adalah orang yang menurut saya istimewa. Selama 15 tahun dia melakukan upaya penyelamatan bantaran Kali Pesanggrahan di Pondok Labu, melalui kelompok tani Sangga Buana. Kedua tepi kali di tempat dia tinggal sekarang rimbun penuh aneka pepohonan, termasuk ta...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/journal/item/8/Mang_Idin_Pelopor_yang_paham_yakin_dan_berani</guid>
<pubDate>Tue, 17 Apr 2007 08:16:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Pesan seorang cucu</title>
<description>Beberapa hari yang lalu HP saya berbunyi. Saat saya lihat ID penelpon, ternyata dari anak saya Rezal. Saya angkat tapi lumayan kaget karena ternyata bukan anak saya yang menelpon tapi anak dia, cucu saya, Ismael, yang baru berumur 3 tahun. Memang, kalau dia kangen dengan saya dia suka meminta orangtuanya untuk telpon saya. 

&#x22;How are you, Kaken?&#x22; Dia dengan suara anak kecilnya itu.
&#x22;I am fine, Ismael. How are you doing?&#x22;
&#x22;I have a message for you, Kaken.&#x22;
&#x22;OK, I am listening to you. What is it Ismael?&#x22;
&#x22;If you become governor, please put drains (drainaige, maksudnya) on the road so that the water goes away. So, we don&#x27;t have floods anymore. OK, Kaken?&#x22;
&#x22;I will do that, Ismael. Thank you for your thoughts.&#x22;

Saya tertawa bangga. Cucu saya yang satu itu terlihat cuek tapi
ternyata dia pendengar diskusi yang baik, diskusi yang kerap terjadi antara kedua orangtuanya. Istilahnya, dinner-table conversation.

Anak saya Rezal kemudian mengambil-alih telpon sambil berkata, &#x22;I don&#x27;t ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/reviews/item/6</guid>
<pubDate>Fri, 13 Apr 2007 07:30:48 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Pedagang Kaki Lima - On the trip to Kota</title>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/video/item/5/Pedagang_Kaki_Lima_-_On_the_trip_to_Kota</guid>
<pubDate>Thu, 12 Apr 2007 04:51:22 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Menikmati Kopi Hangat di pagi hari</title>
<description>Kopi merupakan teman baik saya sejak dulu. Saya lebih suka kopi hitam biasa. Jika ada waktu relax saya pasti ditemani secangkir kopi, syaratnya harus kental. Begitu juga pagi itu ketika saya akan menghadiri acara jumpa warga di Poskom Jagakarsa, masih ada waktu satu jam karena saya datang lebih pagi dari jadwal acara yang ditentukan. Searah menuju tempat acara saya melihat sebuah warung kopi yang tidak jauh dari tempat acara itu, saya memutuskan untuk menghabiskan waktu luang yang ada sambil minum kopi sekaligus berbincang-bincang dengan si pedagangnya seputar kegiatan penjualannya setiap hari. Dia berjualan indomie, bakso, dan makanan instan lainnya. Dia terlihat seperti tipe pedagang yang sudah stabil karena dia pun berdagang di lokasi yang mendapat ijin. Sewaktu melihat saya, awalnya dia sedikit salting dan kagok tapi setelah dia tahu bahwa saya juga tipe yang santai, dia pun jadi rileks.</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/35/Menikmati_Kopi_Hangat_di_pagi_hari</guid>
<pubDate>Wed, 11 Apr 2007 07:57:02 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Jalan Bolong - On the trip to Kota</title>
<description>&#x3C;b&#x3E;Catatan Web Administrator:&#x3C;/b&#x3E;

Komentar terhadap jalanan bolong ini dikemukakan Sarwono Kusumaatmadja pada saat melewati ruas jalan di suatu wilayah di Jakarta Utara. &#x3C;i&#x3E;Statement&#x3C;/i&#x3E; ini merupakan rangkaian pendapat Sarwono yang mendukung ide dipindahkannya pusat pemerintahan (bukan ibu kota) ke luar Jakarta.  
Sarwono beranggapan bahwa beban Jakarta sudah terlalu berat. Ia mengatakan, Jakarta, sudah menjadi pusat dari segala-galanya mulai dari industri, pedagangan, pelabuhan, dan lain sebagainya. Beban Jakarta yang berat ini pun tercermin dari berbagai macam gambaran seperti tingginya angka pengangguran, peliknya masalah perumahan, sampai kondisi ruas jalan yang bolong seperti yang kerap ia jumpai di kawasan Jakarta Utara. 
Untuk itu, Sarwono setuju pusat pemerintahan dipindahkan ke luar Jakarta, daerah yang bebas dari ancaman bencana banjir maupun longsor, di mana presiden sebagai kelapa pemerintahan dapat melaksanakan tugasnya dan berkoordinasi. 
Tindakan pemindahan ini termasuk di dala...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/video/item/4/Jalan_Bolong_-_On_the_trip_to_Kota</guid>
<pubDate>Tue, 10 Apr 2007 07:08:14 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Just do it - Tur PTD Sahabat Museum</title>
<description>Di bulan Januari lalu saya bersama keluarga mengikuti sebuah acara yang digagas komunitas Sahabat Museum. Nama acaranya Plesiran Tempo Doeloe, kerap disingkat PTD. 

Sahabat Museum sendiri digagas Ade Purnama, figur generasi muda yang ceritanya sempat diliput oleh suatu majalah mingguan sebagai salah satu figur yang merubah Indonesia. Diceritakan bahwa dia, si pecinta sejarah ini, berhasil menarik minat anak-anak muda terhadap sejarah. Jadi, sejarah yang biasanya dianggap sebagai pelajaran yang menakutkan dikemasnya menjadi suatu hal yang menarik untuk dipelajari. Komunitasnya sekarang sudah mempunyai ribuan anggota. Saya sempat berbincang-bincang dengan Adep, panggilan dari Ade Purnama, dan saya melihat dia adalah sosok muda yang kalau sudah punya mau ya dijalankan saja. Mirip dengan slogan merek sepatu, just do it. 

Kebetulan ada banyak hal yang membuat saya bisa nyambung sama dia. Saya juga penggemar sejarah karena dulu waktu saya mendapat beasiswa belajar ke Inggris sewaktu sa...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/34/Just_do_it_-_Tur_PTD_Sahabat_Museum</guid>
<pubDate>Mon, 2 Apr 2007 07:13:05 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Bincang-bincang tentang lingkungan</title>
<description>Saya diundang ke acara ulang tahun klub Taft Diesel Indonesia (TDI), kumpulan pemakai mobil Taft berbagai model dan jenis. Sejarahnya lumayan panjang. Di tahun 1986, saya berniat membeli mobil baru. Kebetulan saya ditawarin untuk membeli mobil Taft GT tahun 1987 dan ditawari discount. Saya belilah mobil itu dengan harga 18 juta brand new dan sampai saat ini masih ada. Sekarang, anak saya yang ketiga yang pakai mobil ini ke mana-mana. Dia pun bergabung dengan klub TDI karena mobilnya sering rusak, maklum mobil tua. 

Saya kemudian diminta untuk jadi penasihat di TDI. Sewaktu ada acara ulang tahun di Gunung Pancar pada bulan Oktober 2006, saya diundang. Anak saya kemping di sana dengan teman-temannya, lanjut dengan kegiatan offroad. Saya pergi ke sana malam hari dan berbincang masalah lingkungan hidup dengan para anggota TDI. Mereka antusias sekali dan ingin berperan lebih jauh di dalam menjaga lingkungan. Saya kasih contoh bahwa klub ini dapat berperan menghidupkan mata air yang sudah...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/33/Bincang-bincang_tentang_lingkungan</guid>
<pubDate>Fri, 30 Mar 2007 05:56:53 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Keseringan &#x27;mati gaya&#x27; di saat liburan</title>
<description>Foto-foto ini sewaktu saya datang ke Bali pada bulan Desember 2006 menjenguk anak sulung saya yang memang tinggal di sana dengan keluarganya. Anak ketiga, si Adja dan yang keempat si Keke ikut ke sana, demikian juga dengan istri saya. Acara reuni keluarga kali ini singkat saja dikarenakan saya hanya bisa menemani mereka sebentar. Sayang sekali, anak kedua saya beserta keluarganya tidak bisa ikut. Kita hanya kumpul-kumpul, makan-makan di Sanur. Saya sendiri tidak suka pergi ke tempat keramaian. Kata anak saya, si Adja, kalau saya kelamaan liburan suka &#x27;mati gaya&#x27;. Apa maksud dia juga awalnya saya tidak mengerti. Tapi setelah dijelaskan dia bilang saya suka jadi salah tingkah karena tidak biasa menganggur atau tidak ada kerjaan berlama-lama. Dulu, kalau semua buku sudah habis saya baca, saya akan mulai baca buku telepon,</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/32/Keseringan_mati_gaya_di_saat_liburan</guid>
<pubDate>Fri, 30 Mar 2007 04:33:57 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kali (Sungai) &#x26; Drainase</title>
<description>Ini ketika saya selesai berkunjung dari Rawa Buaya menuju ke Lubang Buaya.

Transcript: &#x22;.. soal yang menyangkut perencanaan pengendalian kejadiannya di sini semua, mulai dari ngurusin kali ini sampai drainase lingkungan. Ini jadi problem semua. Karena jaringannya nggak nyambung jadi kalau ada banjir ya udah tergenang. (PAUSE) Nah, kali ini keliatan terlantar kan. Sama sekali diperlakukan sebagai saluran buangan gitu, bukan sebagai sungai. (PAUSE) Nah, ini musti dicari tahu ini untuk kelas kali ini siapa yang bertanggung-jawab, apakah Departemen PU atau pemerintah provinsi.&#x22; *END OF TRANSCRIPT*</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/video/item/3/Kali_Sungai_Drainase</guid>
<pubDate>Wed, 28 Mar 2007 07:03:26 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Jus Lalapan</title>
<description>Ini sebenarnya cerita ringan tapi lucu menurut saya. Beberapa minggu yang lalu saya menghadiri suatu acara di Bandung bersama istri saya. Kita stop di sebuah restoran Sunda dan seperti biasanya dikasih menu lalapan yang lumayan lengkap, ada kemangi, kol, timun, tomat, selada, leunca, terong. Setelah dihidangkan dan karena kita agak terburu-buru menghadiri acara, saya panggil pelayannya lagi dan minta tolong dia untuk mencampur semua unsur lalapan untuk dimasukin ke dalam blender supaya saya bisa minum sebagai jus. Pelayanannya awalnya kaget, dia pikir saya joke around. Setelah dia yakin bahwa saya serius, dia langsung membuatkan pesanan saya tersebut. 

Saya pikir, walaupun terburu-buru bukan berarti kita tidak bisa berusaha maksimal untuk kasih yang terbaik buat kesehatan kita. Mungkin karena itu juga saya tidak terlalu lama dirawat di RS karena DB minggu lalu. Ada yang mau tiru pesan jus lalapan? Hehehe.  

Note: sayang sekali saya tidak punya fotonya.</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/reviews/item/5</guid>
<pubDate>Tue, 27 Mar 2007 07:51:23 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Quality time at the hospital</title>
<description>Hari Senin pas libur Nyepi saya ada beberapa acara di pagi hari. Hari itu saya mulai merasa lemas tapi saya paksakan saja beraktivitas. Di malam hari, saya akhirnya demam. Istri saya kemudian memutuskan untuk bawa saya ke rumah sakit. Dokter sudah curiga saya kemungkinan kena DB walaupun tidak diharuskan untuk opname saat itu juga dan harus periksa darah lagi. Istri saya yang insist agar saya diopname (biar bisa istirahat kata dia, after all .. she knows me best kan) sambil menunggu kepastian DB atau tidak dalam pemeriksaan darah berikutnya. Dan memang, saya positif DB. Trombosit saya turun terus dan badan lemas. Tapi enak juga sih bisa istirahat dan sengaja kita tidak bilang-bilang ke banyak orang agar bisa istirahat total. 

Cucu saya jenguk dan dengan polosnya dia langsung lompat ke atas tempat tidur sambil bilang, &#x22;Mau tidur sama Kaken.&#x22; That&#x27;s how he calls me.

Bisa dibilang, ini kali pertama saya dirawat karena sakit beneran bukan pure karena harus istirahat. Untuk orang sepe...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/31/Quality_time_at_the_hospital</guid>
<pubDate>Tue, 27 Mar 2007 05:30:24 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Me on Multiply</title>
<description>Kalau saya lagi fokus seperti ini, orang-orang kantor jadi segan menginterupsi saya, hehehe. Saya lagi balas pesan-pesan yang masuk ke Multiply. Dalam gambar ini saya lagi tulis pesan mengenai Pilkada (sesudah acara di JakTV itu) dan balas pesan dari kalian. 

Memang untuk mengurus account Multiply secara teknis IT-nya seperti upload foto-foto saya dibantu oleh staff saya, namun saya selalu menyempatkan diri membalas pesan-pesan pribadi yang masuk. Untuk artikel-artikel di dalam Renungan, harap bersabar ya semua. Mudah-mudahan dalam waktu sangat dekat saya bisa tulis</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/30/Me_on_Multiply</guid>
<pubDate>Tue, 27 Mar 2007 04:52:02 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kampanye Penyelamatan Hutan Indonesia Greenpeace, Tugu Proklamasi, 16 Maret</title>
<description>Dalam sehari sekitar 51 kilometer persegi hutan dihancurkan di Indonesia, setara dengan 300 lapangan bola dalam 1 jam, angka tersebut diperoleh dari kalkulasi data laporan &#x201C;State of the World&#x2019;s Forrests 2007&#x201D; yang dikeluarkan Food and Agriculture Organization (FAO) yang memasukkan nama Indonesia ke dalam daftar negara dengan kerusakan hutan terparah sepanjang tahun 2000 hingga 2005, bersama Meksiko, Papua Nugini, dan Brazil.

Menyedihkan sekali ya?

Itu fakta yang disampaikan ketika saya mengikuti kampanye penyelamatan hutan Indonesia yang diadakan oleh Greenpeace Indonesia di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, 16 Maret kemarin.
Kampanye ini disertai aksi simbolik penebangan hutan dengan pemotongan lukisan bergambar pohon-pohon dengan gergaji. 

Turut hadir mendukung kampanye ini anggota DPD RI Perwakilan Papua Ferdinanda Yatipai yang akrab disapa Mama Ibo, wartawan senior Tempo Fikri Jufri, Direktur Greenpeace Indonesia Harald Zindler, Wakil Ketua Komisi Lingkungan Hidup DPR Sony ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/29/Kampanye_Penyelamatan_Hutan_Indonesia_Greenpeace_Tugu_Proklamasi_16_Maret</guid>
<pubDate>Mon, 26 Mar 2007 04:25:45 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Gubernur Kita, Jak TV 15 Maret 2006</title>
<description>Saya diundang lagi untuk hadir di dalam acara Gubernur Kita di Jak TV Kamis lalu. Kali ini acara tersebut bertema &#x27;Peluang Bakal Calon Gubernur meraih dukungan&#x27;. Selain saya, juga hadir Abdul Razak Thamrin.

Untuk cerita lebih lanjut mengenai acara ini bisa dilihat di websitenya Wiemar Witoelar www.perspektif.net (&#x3C;a href=http://www.perspektif.net/article/article.php?article_id=592&#x3E;&#x3C;a href=http://www.perspektif.net/article/article.php?article_id=592&#x3E;http://www.perspektif.net/article/article.php?article_id=592&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;)
Sayang Pak Wiemar tidak bisa hadir pada malam</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/28/Gubernur_Kita_Jak_TV_15_Maret_2006</guid>
<pubDate>Mon, 26 Mar 2007 03:42:52 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Urun Rembuk di Bidara Cina - 9 Maret 2007</title>
<description>Tinjauan saya kali ini adalah ke Bidara Cina, salah satu daerah di Jakarta yang terkena musibah banjir Jakarta, tepatnya di daerah RW 07. Lokasinya yang berada di pinggir kali Ciliwung memerlukan perhatian khusus, apalagi para warganya yang kebanyakan adalah pedagang, jika terkena musibah banjir seperti kemarin, modal mereka habis dan mereka harus mulai dari nol lagi.

Bersama dengan Forum Forum Musyawarah Warga RW 07 dan LSM PADMA Indonesia kami bersama-sama mengadakan Urun Rembuk atau forum diskusi dimana kami membicarakan solusi terbaik untuk warga Bidara Cina khususnya, dan solusi untuk daerah pemukiman yang berada di dekat kali.

Dari &#x27;curhatan&#x27; para warga, mereka menginginkan agar pemukiman kembali ke wilayah yang lebih layak, dan mereka setuju dengan dengan konsep penataan ulang pemukiman warga. Mereka berharap akan sebuah pemukiman baru yang menjauhi bantaran kali di suatu wilayah tidak terlalu dekat dengan kali namun masih terdapat akses memanfaatkan kali, agar roda ekonom...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/27/Urun_Rembuk_di_Bidara_Cina_-_9_Maret_2007</guid>
<pubDate>Wed, 14 Mar 2007 07:00:10 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>www.sarwono.net</title>
<description>dari www.sarwono.net

&#x3C;i&#x3E;Sarwono Kusumaatmadja sempat di wawancara oleh B-Watch mengenai visinya tentang Jakarta yang lebih baik. 
Berikut hasil wawancara Sarwono dengan Bersihar Lubis, wartawan senior dari Majalah B-Watch. &#x3C;/i&#x3E;


&#x3C;b&#x3E;Sarwono Kusumaatmadja 

Jakarta yang Sepi Tapi Sejahtera &#x3C;/b&#x3E;


&#x3C;b&#x3E;&#x3C;i&#x3E;Kami ingin lebih dalam lagi mendengar gagasan Anda tentang Jakarta. &#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/i&#x3E;
Pelabuhan Tanjung Priok itu tidak lagi menguntungkan Jakarta, malah merepotkan dunia perkapalan, industri manufaktur, ekspotir, dunia transportasi, warga, dan Pemprov DKI. Dia menjadi cost center yang sangat mahal dan menciptakan high cost economics. Statistiknya ada. 


&#x3C;b&#x3E;&#x3C;i&#x3E;Jika terpilih menjadi Gubernur DKI, apa yang Anda lakukan?&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/i&#x3E;
Saya akan mendukung pembangunan pelabuhan besar di Banten. Sebab dengan begitu, semua industri di Jakarta akan pindah, dan akan ada ruang baru yang bisa ditata lagi. Kawasan Berikat Nusantara di Pulo Gadung juga ikut pindah, dan ruang kosong tertinggal kita tata lagi. Akibatnya, pola transpor beruba...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/reviews/item/4</guid>
<pubDate>Fri, 9 Mar 2007 09:59:52 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Launching tabloid deFacto, Libra Ball Room Executive Club, Rabu 7 Maret 2007</title>
<description>Rabu kemarin saya menghadiri launching tabloid deFacto, sebuah tabloid politik baru yang menyuguhkan informasi dan berita-berita politik yang menyegarkan.
Acara ini berupa talkshow, dan bertema &#x22;Ngaji Demokrasi bareng Gus Dur&#x22;.
Ya, Gus Dur juga hadir disana untuk memberikan wawasannya mengenai demokrasi. Selain itu tokoh-tokoh dan artis-artis ibukota yang terkenal juga hadir disana, ternyata banyak juga artis yang aware dan interested in politic. It&#x27;s very delightful</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/26/Launching_tabloid_deFacto_Libra_Ball_Room_Executive_Club_Rabu_7_Maret_2007</guid>
<pubDate>Fri, 9 Mar 2007 09:05:50 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Jalan-jalan hari Minggu sama keluarga</title>
<description>Suatu hari Minggu saya sama keluarga jalan-jalan ke daerah kota. Kita lihat Museum Fatahillah karena cucu saya ingin ke sana. Tadinya, kita juga mau lihat parade Goh Meh sama kelompok Sahabat Museum tapi paradenya ternyata sudah jalan terlalu jauh. Selain jalan-jalan sekitar pelataran museum, saya sempat ngobrol-ngobrol sama pedagang kaki-5 di situ. Ada satu pedagang jual jaket dan saya beli satu, lumayan buat jaga-jaga di musim hujan. 

Akhirnya saya putuskan untuk balik naik busway ke arah Sudirman. Keluarga saya memang pengguna busway. Di halte ada yang mengenali saya, salah satunya Ibu Abidah. Kita ngobrol-ngobrol. Saya sendiri kaget waktu dia bilang dia tau cerita tentang anak-anak saya yang senang naik angkutan umum. Langsung saya kenalkan dia ke anak-anak saya.

Perjalanan Minggu itu menyenangkan. Abis spend time sama keluarga, saya lanjut lagi acara kunjungan warga yang di daerah Petamburan, di Yayasan Penyantum Yatim Piatu.</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/25/Jalan-jalan_hari_Minggu_sama_keluarga</guid>
<pubDate>Thu, 8 Mar 2007 10:44:29 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Peluncuran &#x26; Peresmian pengoperasian 50 unit armada Taksi Mega Kosti</title>
<description>Kemarin (5 Maret 2007) saya diundang untuk menghadiri peluncuran dan peresmian pengoperasian 50 unit armada Taksi Mega Kosti di Pool Taksi Kosti Jaya, Pondok Kopi, Jakarta Timur. 

Sebagai anggota kehormatan Kosti Jaya saya didaulat untuk ikut meresmikan acara ini, rasa bangga juga saya rasakan karena dengan diadakannya acara ini dorongan penggunaan transportasi umum bisa menjadi lebih besar, dan sistem transportasi umum terintegrasi bisa terealisasi dengan baik.

Sahabat saya Rano Karno juga hadir, ingat film Taksi yang dibintanginya?</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/24/Peluncuran_Peresmian_pengoperasian_50_unit_armada_Taksi_Mega_Kosti</guid>
<pubDate>Tue, 6 Mar 2007 10:07:12 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kunjungan Ke Rawa Buaya &#x26; Lubang Buaya</title>
<description>Hari Minggu kemarin 4 Februari 2007, saya pergi berkunjung ke dua tempat, ke daerah Rawa Buaya dan Lubang Buaya.

Pagi hari saya pergi ke Rawa Buaya, tepatnya daerah RT. 13 untuk mengunjungi warga disitu. Saya sengaja pergi ke sana untuk bersilaturahim dengan warga. Saya pergi ke sana karena daerah itu adalah tempat langganan banjir --karena berada dekat dengan anak sungai Cisadane-- dan warga mengeluh kalau daerah mereka jarang ditengok. Saya sempat berdialog dengan warga, mendengar keluh kesah mereka soal banjir. Saya juga sempat melihat berkeliling keadaan lingkungan khususnya saluran pembuangan air mereka yang menurut curhatan mereka bermasalah.

Lalu pada siang hari, saya pergi ke daerah Lubang Buaya, tepatnya ke Masjid Jami Al-Hikmah untuk mengikuti acara Tablig Akbar yang diadakan oleh Fortrops Peduli, diketuai oleh Drs. H. Achmad Toto Mulyanto. Acara ini sangat bagus, bertujuan untuk membagi rejeki kepada yang membutuhkan, para korban banjir, anak yatim dan kaum dhuafa yang...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sarwonokusumaatmadja.multiply.com/photos/album/23/Kunjungan_Ke_Rawa_Buaya_Lubang_Buaya</guid>
<pubDate>Tue, 6 Mar 2007 07:48:19 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>